1

SELAMAT DATANG MEDIA PUBLIKASI TPP MESUJI TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA.

12 Aksi

12 Aksi

Sabtu, 22 November 2025

TPP Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Hadir dan Mendampingi Kunjungan Kerja Gubernur Lampung

Sabtu, 22 November 2025 jajaran TPP Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung hadir dan mendampingi Kunjungan Kerja Gubernur Lampung Bapak Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. Dalam kunjungannya beliau melihat dan menyaksikan langsung pelaksanaan Pelatihan Vokasi bagi calon tenaga kerja. Pelatihan vokasi adalah program pelatihan yang fokus pada penguasaan keterampilan teknis dan praktis sesuai kebutuhan industri. Tujuannya adalah mempersiapkan peserta menjadi tenaga kerja yang siap pakai, melalui metode "learning by doing" yang menggabungkan teori, simulasi, dan magang. Selain itu kegiatan lainya yang di tinjau yaitu Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dan Dryer (Mesin Pengering Padi) yang keduanya merupakan paket bantuan stimulan dari Bapak Gubernur Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. 

Hal tersebut terungkap sebagaimana disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sidang Kurnia Agung, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji, Sabtu (22/11/2025).

Gubernur Mirza menegaskan bahwa seluruh desa di Provinsi Lampung memiliki hak untuk maju dan sejahtera tanpa terkecuali. 

“Di mana pun desa itu berada, selama masih di Provinsi Lampung, dia punya hak untuk dimajukan, untuk dimakmurkan, dan dibuat sejahtera,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menyampaikan dukungan Pemprov Lampung terhadap berbagai program strategis di Mesuji, di antaranya penyediaan dryer untuk mengeringkan hasil panen padi guna meningkatkan keuntungan petani.

Ia menjelaskan, selama ini petani mengeringkan gabah dengan menjemur di bawah sinar matahari hingga tiga hari, bahkan seminggu saat hujan. 

Dengan adanya dryer, proses pengeringan dapat dilakukan hanya dalam waktu 18 jam dan keuntungan petani bisa meningkat sekitar Rp16 juta per 20 ton gabah.

Selain itu, Pemprov Lampung juga menghadirkan fasilitas pabrik pupuk organik cair dengan kemampuan mencukupi kebutuhan lahan hingga 800 hektare serta berpotensi meningkatkan produktivitas hingga 15–20 persen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar